Sunday, December 28, 2014

Mitra ZIS Center

Radio Pro Alma UNDIP 97.7 FM


LPM Manunggal UNDIP

Realisasi Program Tabungan Kurban dan Perayaan Idul Adha

Hari Raya Idul Adha Idul Adha pada setiap tanggal 10 Dzulhijjah juga dikenal dengan sebuatan “Hari Raya Haji”, dimana kaum muslimin yang sedang menunaikan haji yang utama, yaitu wukuf di Arafah. Disamping Idul Adha dinamakan hari raya haji, juga dinamakan “Idul Qurban”, karena pada hari itu Allah memberi kesempatan kepada kita untuk lebih mendekatkan diri kepada-Nya. Bagi umat muslim yang belum mampu mengerjakan perjalanan haji, maka ia diberi kesempatan untuk berkurban, yaitu dengan menyembelih hewan qurban sebagai simbol ketakwaan dan kecintaan kita kepada Allah SWT

Al-Quran Surah Al Hajj ayat 34-37 mendasari perintah melakukan penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk ketakwaan kepada Allah SWT serta bagian dari syiar Islam. Sejalan dengan seruan tersebut, ZIS Center Universitas Diponegoro berusaha memfasilitasi umat muslim yang ingin mewujudkan ibadah kurbannya melalui program Tabungan Qurban.


Hari, Tanggal Pelaksanaan : Ahad, 5 Oktober 2014

Tempat Pelaksanaan :

- Panti Musytamirul Furqon, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang (Tempat I)

- Kuwasen Rejo, Kelurahan Pongangan, Kecamatan Gunung Pati (Tempat II)



Rincian Pelaksanaan:

Program Tabungan Qurban ini mulai dipublikasikan sejak bulan Juli 2014 bekerja sama dengan Mizan FEB Universitas Diponegoro. Hasil dari program Tabungan Kurban ini adalah terwujudnya ibadah kurban para donatur, bahkan hingga pendistribusian daging kurban. Jumlah donatur yang berpartispasi dalam program tabungan Kurban berjumlah 30. Dengan perincian, kerjasama pembelian hingga pendistribusian hewan kurban sebanyak 18 pihak. Sementara kerjasama dalam hal pembelian hewan kurban dari 12 pihak, yaitu 11 pihak dari Fakultas Teknik Undip dan 1 pihak dari Fakultas Sains dan Matematika Undip.


Penyembelihan hewan kurban dilakukan pada hewan kurban yang diamanahkan hingga pendistribusian. Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan oleh ZIS Center yang bekerja sama dengan Peduli Dhuafa FEB Universitas Diponegoro, pada hari Minggu, tanggal 5 Oktober 2011 bertempat di Panti Musytamirul Furqon, Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, sebanyak 10 hewan. Sementara penyembelihan 8 hewan kurban lainnya, dilakukan di daerah Kuwasen Rejo, Kelurahan Pongangan, Kecamatan Gunung Pati. Penyembelihan hewan kurban di Panti Musytamirul Furqon diiringi dengan acara bermain bersama anak-anak panti dan dilanjutkan dengan makan bersama. Acara ini diakhiri dengan pembukaan program ZIS Center selanjutnya yaitu, Program Bedah Panti.


Terimakasih atas partisipasi dan kepercayaan yang telah diberikan kepada ZIS Center Universitas Diponegoro, khususnya baik pada program Tabungan dan acara penyembelihan hewan Kurban. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah para donatur dan relawan ZIS Center Universitas Diponegoro serta memberikan balasan yang lebih baik

FESTIVAL ANAK PANTI (FESPA) 2014

Ramadhan adalah salah satu bulan yang istimewa bagi umat Islam karena banyaknya keberkahan di dalamnya. Untuk meraih keberkahan tersebut berbagai acara diselenggarakan oleh umat Muslim di seluruh dunia, termasuk Muslim di Universitas Diponegoro.
ZIS Center Universitas Diponegoro sebagai lembaga yang menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan shodaqoh turut berpartisipasi dalam menyemarakkan Ramadhan melalui penyelenggaraan Festival Anak Panti (FESPA) dengan tema “Together for Unity”.

Hari, Tanggal Pelaksanaan : Ahad, 13 Juli 2014

Tempat Pelaksanaan : Masjid Kampus Universitas Diponegoro, Semarang

Agenda: :
- Tilawah bersama komunitas One Day One Juz Semarang
- Perlombaan untuk Anak Panti Asuhan (Lomba Cerdas Cermat, Lomba Mewarnai, Lomba Adzan, dan ranking I)
- Hiburan (Nasyid, Stand Up Comedy, Akustik, Theater)
- Pemberian Tausyiah
- Penyerahan Santunan untuk Janda Dhuafa
- Penyerahan Santunan untuk Anak Panti Asuhan
- Grand Launching ZIS
- Pelantikkan Relawan ZIS

Rincian Kegiatan:
Acara dimulai pada pukul 10.30 WIB dengan diawali tilawah serta dibuka oleh Ketua ZIS Center UNDIP 2014, Maulana Syaiful Haq. Kemudian acara dilanjutkan dengan tilawah bersama komunitas One Day One Juz Semarang. Selanjutnya peserta dihibur dengan Nasyid dan Stand Up Comedy sesaat sebelum Sholat Zuhur.

Setelah melakukan Solat Zuhur, acara semakin semarak dengan kehadiran adik-adik panti asuhan yang berasal dari 10 Panti Asuhan di Semarang. Ketua Acara FESPA 2014, Rensi Permatasari menyambut secara khusus kehadiran mereka. Selanjutnya, adik-adik dari panti asuhan terbagi menjadi beberapa kelompok sesuai dengan perlombaan yang diikuti. Perlombaan yang diselenggarakan di FESPA 2014 diantaranya Lomba Cerdas Cermat, Lomba Mewarnai, Lomba Adzan, dan Ranking I. Antusiasme peserta terlihat dengan banyaknya peserta meski hari diguyur hujan. Tak hanya perlombaan, adik-adik panti asuhan yang hadir juga disuguhkan dengan hiburan Nasyid, Theater dan Akustik.

Menjelang sore, Masjid Kampus UNDIP semakin ramai dengan semakin banyaknya mahasiswa yang hadir serta janda dhuafa yang diundang oleh penyelenggara. Usai seluruh lomba diselenggarakan, peserta FESPA 2014 berkumpul di pelataran Masjid kampus UNDIP di depan panggung FESPA untuk mendengarkan pengumuman hasil lomba serta penyampaian tausyiah. Setelah pengumuman hasil lomba yang telah diadakan sebelumnya, acara dilanjutkan dengan pemberian tausyiah kepada peserta FESPA 2014 oleh Bapak Bambang Nugroho yang merupakan pemilik BN Resources. Tausyiah Masjid Kampus kali ini sedikit unik karena tak hanya ceramah dua arah yang diberikan tetapi peserta juga diajak untuk melakukan senam otak. Materi tausyiah yang diberikan pun melalui dongeng yang dibawakan dengan enerjik.
FESPA 2014 juga diajadikan momentum bagi ZIS Center UNDIP untuk lebih mengembangkan sayapnya di tingkat Universitas melalui Grand Launching ZIS Center Universitas Diponegoro. Grand Launching ZIS Center diawali dengan pemaparan selayang pandang tentang ZIS Center UNDIP serta program-program unggulan ZIS Center UNDIP, diantaranya Pembinaan Panti Asuhan binaan, Bedah Rumah, Idul Qurban serta Seminar. Pada Grand Launching ZIS Center ini tedapat pula momen istimewa bagi keluarga besar ZIS Center, dengan pelantikan relawan ZIS Center 2014. Sebagai puncak sekaligus penutup Grand Launching ZIS Center UNDIP, pemotongan pita dilakukan langsung oleh Ketua ZIS Center UNDIP. Acara FESPA 2014 ditutup dengan penyerahan santunan untuk anak-anak panti asuhan dan janda dhuafa sesaat setelah peserta melakukan ibadah Sholat Maghrib.

Membangun Peradaban melalui Optimalisasi Zakat


Di setiap zaman, manusia bergerak dalam membentuk peradabannya masing-masing. Suatu peradaban dapat dikatakan maju dilihat melalui aspek material dan immaterial yang dibangun. Banyak peradaban yang maju dari segi material sejak zaman kaum ‘Aad, kaum Tsamud, bangsa Fir’aun yang ditunjukkan dengan adanya bangunan-bangunan yang megah, kokoh, dan indah, sebagaimana pada zaman ini manusia mampu membangun gedung-gedung pencakar langit. Namun, tak semua zaman mampu membangun dengan kokoh segi immaterial melalui pemikiran-pemikiran yang cerdas dan bermoral.

Peradaban tinggi mulai dibangun umat Islam di masa Nabi Muhammad SAW. Pada masa itu, Nabi Muhammad SAW menegakkan syariat Islam dalam mengatur aspek-aspek kehidupan. Dengan mengacu pada Al-qur’an dan berteladan Rasulullah SAW terbukti keadaan umat Islam mampu bangkit dari keterpurukkan serta menggapai zaman kejayaannya. Dimulai pada zaman Rasulullah SAW kemudian dilanjutkan oleh kekhalifahan Islam, ilmu pengetahuan mulai berkembang pesat, nilai-nilai moral ditegakkan, hukum diselenggarakan dengan adil, pembangunan besar-besaran dan pengaruh Islam pun semakin meluas.

Salah satu instrumen penegak keadilan dan pengatur kesejahteraan umat pada saat itu adalah zakat. Dengan konsep memberikan sebagian rezeki yang didapat untuk diberikan kepada golongan yang membutuhkan, zakat menjadi instrumen yang ampuh dalam bidang ekonomi dan sosial. Zakat ibarat sebuah jembatan penghubung yang mempererat persaudaraan antara kaum kaya dan miskin untuk berjalan bersama dalam pembangunan. Dengan adanya hubungan yang erat dari keduanya, suatu peradaban dapat benar-benar dikatakan maju karena kemajuan tersebut dirasakan keduanya tanpa ada yang merasa terzhalimi.

Kegemilangan zakat adalah sejarah yang pernah ada. Umar bin Abdul Aziz merupakan khalifah umat Islam yang menerapkan zakat sebagai konsep utama dalam mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan rakyat.  Ibnu Sa`ad dalam karyanya, ath-Thabaqat al-Kubra, menuturkan kesaksian Muhajir bin Yazid, pegawai zakat di masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz, seperti berikut; Kami diangkat sebagai pegawai zakat oleh Umar bin Abdul Aziz. Kami pun membagikan zakat kepada orang-orang yang berhak menerimanya. Tapi, pada tahun berikutnya kami justru memungut zakat dari orang-orang itu. Ini menunjukkan keberhasilan zakat, di mana zakat dapat mengubah orang dari orang miskin menjadi orang kaya. Penyaluran zakat dapat mengubah kemiskinan menjadi kekayaan, bukan justru mempertahankan kemiskinan itu sendiri.

Apa yang telah dilakukan khalifah Umar bin Abdul Aziz menunjukkan bahwa ia telah memaajukkan umat melalui penerapan hukum zakat dari apa yang pernah diterapkan oleh Nabi Muhammad SAW, Khulafaurrasyidin, dan khalifah sesudahnya. Pada masa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz, para mustahiq (orang yang wajib membayar zakat) telah berubah menjadi muzakki sehingga sulitnya mencari mustahiq sehingga puncak peradaban zakat dapat dicapai pada masanya. Umar meminta dan memerintahkan dengan tegas agar pengumpulan zakat dari orang Islam yang kaya tidak hanya dipandang sebagai kewajiban seorang muslim tetapi juga sebagai pemenuhan hak orang miskin atas orang kaya. 

Pada zaman ini, banyak yang memandang zakat hanya sebagai pelaksanaan perintah Allah SWT tanpa memahami berbagai efek positif yang ditimbulkannya. Menunaikan zakat dianggap sulit karena terbentur keinginan manusia untuk bertindak konsumtif dalam membelanjakan hartanya untuk keperluan pribadi. Hal inilah yang membuat kemandekan dalam memaksimalkan potensi zakat, baik dalam pemikiran maupun praktiknya. Umat muslim harus segera sadarbahwa Islam telah memiliki instrumen yang sangat ampuh untuk bangkit dan membangun peradaban sebagaimana yang telah ditunjukkan dalam perintah Allah. Efek dari pemberdayaan zakat terbukti sangat besar pengaruhnya terhadap pembangunan. Oleh karena itu, umat Islam harus memaksimalkan penghimpunan zakat dari potensi yang sangat besar yang dimiliki umat muslim Indonesia untuk memajukkan peradaban dengan berpijak pada sumber peradaban kita sendiri, yaitu Al-Qur’an dan Al-Sunnah.


Mungkinkah pengelolaan zakat seperti pada masa Umar bin Abdul Aziz dapat diwujudkan di negeri yang mayoritas muslim ini? Beranikah umat muslim bermimpi penerimaan dana zakat rakyat Indonesia dapat melampaui penerimaan APBN? Seluruh ajaran Islam termasuk zakat adalah bersifat universal dan dapat diterapkan di semua tempat, ruang dan waktu. Dalam hal perolehan potensi dana zakat yang dapat terkumpul, bisa jadi mimpi-mimpi tersebut menjadi kenyataan mengingat penduduk Indonesia yg mayoritas muslim. Melihat fakta tersebut  tidak diragukan lagi bahwa potensi pemanfaatan dana zakat sangatlah besar hanya saja masalah yang dihadapi kini adalah bagaimana memaksimalkan potensi penggalangan dana zakat dari masyarakat


oleh Rahasanica Nariswari Pratiwi 

Thursday, June 26, 2014

Program Pemberdayaan ZIS Center Universitas Diponegoro

Beskem (Beasiswa Komplementer)

Beskem merupakan program bantuan akademik yang diberikan kepada Mahasiswa Universitas Diponegoro yang kurang mampu dan membutuhkan dengan beberapa seleksi yang ketat.

Festival Anak Panti (Fespa)

Fespa merupakan program rutinan Bulan Ramadhan yang diselenggarakan di Masjid Kampus Universitas Diponegoro yang berisi lomba, tausyiah, serta pemberian santunan kepada anak-anak panti asuhan di Semarang serta santunan kepada para janda yang tidak mampu.

Bedah Rumah

Berisi serangkaian program yang pengabdian masyarakat kurang mampu yang dibantu relawan ZIS, dengan program diantaranya merenovasi rumah anggota masyarakat yang tidak layak huni, bakti sosial, menjual baju murah layak pakai, kegiatan seni masyarakat dan sebagainya.

Seminar Zakat dan Pelatihan ZIS

Seminar dan pelatihan ZIS merupakan program untuk dapat menambah wawasan, mengenai ZIS dan menunmbuhkan kesadaran berzakat, infaq, dan shadaqoh.

Pengembangan Dakwah

Berbentuk pemberian bantuan materi dan sponsorship untuk kegiatan dakwah.

Program-Program Perhimpunan ZIS Center Universitas Diponegoro

Jemput Zakat

Berupa layanan jemput ZIS, transfer lewat rekening, dan layanan lainnya yang memberikan kemudahan pada muzakki untuk ber-ZIS

GIS (Gerakan Infaq Seminggu)

Penghimpunan dana infaq yang dilakukan oleh Duta ZIS Center Universitas Diponegoro dan dilaksanakan satu kali dalam satu minggu.

Tabungan Qurban

Program yang memfasilitasi para donatur untuk berqurban dengan membentuk suatu kelompok tabungan qurban yang terdiri dari beberapa orang atau secara individu (perorangan) yang dapat diangsur atau dibayar secara tunai.

Kotak Infaq Besar

Penghimpunan infaq melalui pengadaan kotak infaq besar yang diletakkan di tempat-tempat strategis kampus atau sekitar lingkungan kampus secara permanen.

Kupon Infaq

Penghimpunan infaq melalui kupon berupa stiker dan atribut menarik lainnya dengan minimal infaq Rp 5000.

Kencleng ZIS

Penghimpunan infaq melalui peminjaman kencleng ZIS yang dipakai untuk individu atau lembaga dengan melalui pemesanan kencleng dan akan di tarik setiap 3 bulan sekali oleh ZIS Center Universitas Diponegoro.

ZIS Care

ZIS Care berupa Call Center ZIS yang dapat memberikan informasi yang jelas pada donatur seputar pertanyaan mengenai zakat ataupun ZIS Center Undip.

Profile ZIS Center Universitas Diponegoro




PENGUMUMAN

UNTUK SAAT INI WEBSITE ZIS CENTER UNDIP DIALIHKAN KE WEB BARU, JIKA ANDA BELUM DI ALIHKAN SECARA OTOMATIS MAKA SILAHKAN KLIK DISINI
TERIMAKASIH

Designed By Blogger Templates